Pasaman — titiktv.com — Banjir akibat luapan Sungai Aek Koronok dan Batang Jember menerjang Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Jumat (18/9).

Bencana yang terjadi setelah hujan deras selama sekitar empat jam itu menyebabkan 55 rumah terendam, dua rumah rusak, lima hektare lahan pertanian terdampak, serta satu warga hanyut.

Korban diketahui bernama Amrianton (53), warga Jorong Tonang Raya. Hingga Jumat malam, korban masih dalam pencarian petugas bersama masyarakat.

Anggota DPRD Kabupaten Pasaman, Nurul Afif, menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut. Ia berharap korban segera ditemukan dan penanganan terhadap warga terdampak dilakukan dengan cepat.

“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Dua Koto. Semoga korban segera ditemukan dan seluruh warga terdampak diberikan keselamatan,” ujar Nurul Afif.

Nurul Afif juga meminta kerusakan rumah, lahan pertanian, serta kebutuhan mendesak warga segera didata dan ditangani.

Ia mengimbau masyarakat Pasaman, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai dan daerah rawan bencana, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Hal ini mengingat curah hujan masih tinggi dan berpotensi memicu banjir maupun longsor.

“Warga tetap waspada, terutama saat hujan deras. Jika kondisi membahayakan, segera menjauh dari bantaran sungai dan lokasi rawan bencana,” pesannya. (001)