PADANG — titiktv.com – Ketua Serikat Pekerja Bank Nagari, Budi Lica Chandra, menegaskan Bank Nagari memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian Sumatera Barat.
Hal itu tercermin dari kontribusi dividen, penyaluran kredit, hingga penghimpunan dana masyarakat yang berdampak langsung terhadap ekonomi daerah.
Berdasarkan data Tahun Buku 2024 yang dibagikan Maret 2025, Bank Nagari menyetorkan Rp364,13 miliar dividen kepada Pemprov Sumbar serta pemerintah kabupaten dan kota. Angka ini setara sekitar 6,63 persen dari total PAD seluruh daerah di Sumbar dalam APBD 2025.
Kontribusinya bahkan jauh lebih besar di sejumlah daerah. Dividen Bank Nagari menyumbang 37,54 persen PAD Kota Solok, 37,01 persen Kota Sawahlunto, dan 29,56 persen PAD Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Tak hanya dividen, peran Bank Nagari juga terlihat dari penyaluran kredit. Rasio kredit Bank Nagari terhadap PDRB Sumbar mencapai 51,76 persen, sementara penghimpunan Dana Pihak Ketiga mencapai 48,74 persen.
“Artinya, Bank Nagari memiliki peran sangat signifikan dalam menggerakkan perekonomian Sumatera Barat. Ini harus dilihat secara utuh, tidak hanya dari besaran aset,” tegas Budi.
Menurutnya, besarnya kontribusi tersebut harus menjadi pertimbangan dalam setiap kebijakan terkait posisi dan peran Bank Nagari di Sumatera Barat.
“Bank Nagari bukan sekadar tempat menyimpan dan menyalurkan dana. Ada kontribusi terhadap PAD, ada kredit yang menggerakkan ekonomi, dan ada dana masyarakat yang kembali diputar di daerah,” pungkasnya. (001)
