PASAMAN — titiktv.com – Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pasaman, Danar Adi Laksono, memastikan seluruh dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pasaman memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memenuhi standar.

Danar mengatakan, dari total 27 dapur MBG yang beroperasi di Kabupaten Pasaman, sebanyak 20 dapur telah memiliki IPAL sesuai standar, sementara 7 dapur lainnya masih dalam proses pemenuhan standar IPAL.

Menurut Danar, pemenuhan standar IPAL menjadi salah satu perhatian penting dalam operasional dapur MBG, terutama untuk memastikan limbah hasil aktivitas dapur tidak mencemari lingkungan.

“Kami memastikan seluruh dapur MBG di Kabupaten Pasaman memiliki IPAL yang memenuhi standar. Bagi dapur yang masih dalam proses, kami terus melakukan pemantauan dan mendorong agar segera memenuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Danar.

Danar menegaskan, selama proses penyiapan IPAL berlangsung, dapur MBG yang bersangkutan tetap diwajibkan melakukan pengelolaan limbah dengan baik.

Ia memastikan limbah dari dapur yang masih dalam proses pemenuhan standar IPAL terlebih dahulu dialirkan ke bak penampung yang dilengkapi perangkap lemak (grease trap).

“Untuk dapur yang IPAL-nya masih dalam proses penyiapan, limbah tidak langsung dibuang ke lingkungan. Limbah masuk ke bak penampung yang menggunakan perangkap lemak, sehingga minyak dan lemak dapat ditahan sebelum proses pengolahan selanjutnya,” jelasnya.

BGN Kabupaten Pasaman, lanjut Danar, akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kesiapan sarana sanitasi dan pengelolaan limbah di seluruh dapur MBG.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program MBG tidak hanya memenuhi aspek penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memperhatikan higiene, sanitasi, kesehatan, dan kelestarian lingkungan. (Tim)