Pasaman- titiktv.com — Pohon pelindung tumbang dan menutup badan Jalan Lintas Bukittinggi-Medan, tepatnya di dekat Masjid Raya Kampuang Nan Anam, Koto Randah, Nagari Aia Manggih Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sabtu (29/8/2026).

Pohon yang melintang di badan jalan menyebabkan arus lalu lintas terganggu dan mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Bahkan, satu unit minibus tertimpa pohon hingga mengalami kerusakan.

Wali Nagari Aia Manggih Utara, Rahmat Rinaldi, mengatakan pohon tersebut diduga tumbang akibat aktivitas warga yang melakukan pembakaran di sekitar pangkal pohon.

Rahmat mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah di bawah maupun di sekitar pangkal pohon pelindung yang berada di sepanjang Jalan Lintas Bukittinggi-Medan.

Menurutnya, keberadaan pohon pelindung di sepanjang jalur tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena jika kondisinya sudah rapuh atau rusak, dapat membahayakan pengguna jalan.

Menanggulangi kemacetan akibat pohon tumbang, personel Polsek Lubuk Sikaping turun langsung ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan kendaraan tetap dapat melintas secara bergantian.

Sementara proses evakuasi pohon dilakukan melalui kerja sama KPRB Nagari Aia Manggih Utara, BPBD Kabupaten Pasaman, Polsek Lubuk Sikaping, dan masyarakat.

Petugas bersama masyarakat melakukan pemotongan dan evakuasi batang serta ranting pohon yang melintang di badan jalan agar akses lalu lintas kembali normal.

Peristiwa ini juga menjadi perhatian karena persoalan pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan ternyata sudah pernah disampaikan Pemerintah Nagari Aia Manggih Utara kepada Bupati Pasaman Melalui Dinas DPRKPPLH Kabupaten Pasaman

Berdasarkan surat Wali Nagari Aia Manggih Utara tertanggal 26 Juni 2026, pemerintah nagari mengajukan permohonan penebangan atau pemangkasan kayu kepada Bupati Pasaman melalui dinas terkait.

Dalam surat tersebut disebutkan adanya laporan masyarakat mengenai pohon kayu yang mengancam keselamatan warga. Ada tiga lokasi yang disebut dalam surat, yakni di depan rumah warga Widia Lely Pasar Dalik, di sebelah jembatan Koto Randah, serta di depan Masjid Raya Koto Randah, yang berada di Jorong Kampuang Nan VI.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah di sekitar pangkal pohon agar tidak memperparah kondisi pohon dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, satu unit minibus mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.(001)